Friday, 15 February 2013

[Review] Zenton V45 Dive Chronograph

Sekilas Mengenai Zenton dan Micro Brands

Zenton Watch Company adalah produsen dive watch di Hong Kong sejak 2 tahun lalu. Ini adalah satu di antara para produsen jam yang biasa disebut micro-brew brands (singkatnya, the micros atau micro brands) atau boutique brands. Ada banyak brand yang tergolong the micros: Benarus, Helson, Armida, Ocean7, Artego, Crepas, dll. Ciri-cirinya adalah kapasitas produksi yang sedikit (2000 unit per tahun) dengan automatic movement dan harga terjangkau (mengingat spesifikasi produknya). Dengan strategi ETA (Swatch Group) yang akan memangkas pasokannya kepada third parties, micro brands ini mulai melirik alternatif movement seperti Citizen Miyota dan Seiko/Time Module Hong Kong SII. Mereka juga sering memakai case dan aksesoris “pasaran” atau, seperti para pengguna forum biasa menyebutnya, catalogue case.

Mengapa Micro Brands dan Mengapa Zenton V45?



Micro brands dikenal membuat jam tangan dengan kualitas baik pada harga yang (biasanya) lebih terjangkau daripada brand yang umum. Namun, micro brands jarang ditemui; brand recognition-nya pun rendah. Selain website resminya sangat sedikit informasi tentang kualitas produk dan layanan purna jualnya. Sumber informasi yang bisa digali hanya WatchReport dan forum-forum horologi seperti Watchuseek dan Watch Freeks. Dari situ saya banyak mendapat pencerahan tentang design, build quality, dan movement yang baik dari beberapa micro brands.

Sejak kali pertama saya memulai kegemaran jam tangan ini pada November 2011 saya bermimpi untuk memiliki automatic chronograph. Beberapa yang sempat saya minati adalah dari Victorinox Swiss Army Time Pieces, Helson, dan Prometheus. Namun, ada beberapa spesifikasi dan elemen desain yang kurang sehingga pada akhirnya saya menentukan pilihan kepada Zenton V45 dan memesan secara online di website mereka.

Unboxing Experience

 

Sama seperti micro brands lainnya, Zenton memberikan kelengkapan melimpah. Box yang diberikan juga sangat bagus (FYI, box dengan desain dan material serupa dapat pula didapatkan dari produk-produk Benarus). Dilapisi leather dengan red-stitching dan black suede di bagian dalam ditemani aroma vanilla. (Anda tidak salah baca; Anda akan menciumnya pada kondisi brand new in box.) Suatu presentation yang sangat baik. Selain jam tangan itu sendiri (yang sudah terpasang stainless steel bracelet dengan butterfly clasp) ada leather strap, rubber strap, diver's clasp, extra links, extra screws (untuk memasang links dan strap/bracelet), dan sepasang screw driver. Saya berikan penghargaan tinggi untuk usaha Zenton memuaskan konsumennya!





Score: 4/5



Dimensi dan Kenyamanan Memakai



Ukurannya besar: berdiameter 45 mm dan tebal 16,3 mm. Lihat bagaimana V45 di pergelangan tangan saya yang berukuran 7,5 inch. Inilah yang Anda dapatkan dari serangan trend jam tangan besar. Ini adalah hal yang saya kurang sukai. Tidak jelas alasan teknisnya. Lug width berukuran 24 mm. Jam tersebut juga kurang nyaman dipakai karena lug-to-lug distance yang besar, yaitu 53,5 mm, dan sits high on my wrist. Lebar stainless steel bracelet adalah 24 mm di lug sampai clasp. Hal ini juga mengurangi kenyamanan. Seandainya lebar bracelet di-tapered hingga 22 mm mungkin akan lebih nyaman.

Score: 3/5


Dial



Seperti chronograph pada umumnya dial terdiri atas hour and minute hands serta chronograph second hand. Pada posisi jam 3 ada day/date aperture. Second hand ada pada sub-dial di posisi jam 9. Sub-dial 30-minute counter dan 12-hour counter berturut-turut ada di posisi jam 12 dan jam 6.


Saya sangat menyukai dial-nya. Design yang sangat sederhana dan bersih! Great legibility! Dial dominan hitam (yang menurut saya merupakan suatu kewajiban mengingat besarnya diameter jam). Date wheel juga hitam dengan tulisan putih (sayangnya ‘SUN’ dan ‘SAT’ tidak diwarnai merah dan biru seperti yang dijumpai pada Seiko ber-movement 7S26). Tidak ada hour marks pada dial melainkan pada chapter ring. Suatu eksekusi desain yang unik dan baik karena mengurangi kesibukan dial (yang memang sudah diramaikan dengan 3 sub-dials dan 1 day-date aperture).



Hour and minute hands dicat hitam. Eksekusi desain yang aneh menurut saya. Mungkin akan lebih menarik jika dicat putih atau chrome bordered agar terlihat lebih besar dan legible. Sub-second hand dan chronograph second hand dicat merah. Minute-counter dan hour-counter hands dipasang chrome bordered.


Logo ‘zenton’ berwarna putih diletakkan di atas day-date aperture. Di bawahnya ada tulisan merah ‘AUTOMATIC’. Dial hanya memakai 3 warna: dominan hitam, putih, dan aksen merah. Keputusan tersebut adalah sangat tepat karena lebih dari itu akan menunjukkan ketidak-jelasan.


Sub-dials dieksekusi dengan sangat baik. Tidak ada pemisahan dengan dial utama. Yang membedakan hanya lingkaran indices berwarna putih dan tekstur circular. Satu hal yang kurang adalah font pada sub-dials berbeda dengan day-date dan bezel. Saya menghitung ada 4 fonts berbeda yang dipakai (tidak termasuk font pada logo Zenton).


Score: 4/5



Bezel

Bezel yang fungsional! Itulah hal pertama yang terlintas saat melihatnya pertama kali. Angka dan index mudah dibaca. Lume diaplikasikan secara penuh. (Tidak hanya pada 0-minute position.) Sayangnya material yang digunakan bukan ceramic atau sapphire crystal.

Bezel click juga sangat baik: firm, loud and clicky! Tidak ada play antar-setengah menit: jatuh tepat di semua 120-click position. Bezel grip yang baik (dapat dipakai dengan sarung tangan dengan mudah) tapi menunjukkan tampilan yang terlalu tool watch. Hanya ini yang kurang saya sukai.

Score: 4/5


Case and Bracelet


Ini adalah catalogue case (baca: pasaran). Tidak ada yang istimewa. All stainless steel diberikan brushed finish (tidak ada polished finish). Tiap perpotongan sisi menunjukkan sudut tegas yang makin memamerkan kesan tool watch. Di case back diberikan informasi water resistant ‘500M’, jenis movement ‘VALJOUX’, nomor seri ‘ZC0030’, brand ‘ZENTON’, model ‘V45’, dan crystal ‘SAPPHIRE’ dengan ukuran font yang, menurut saya, (terlalu) besar. Informasi tersebut mengelilingi sapphire crystal see-through case back.


Seperti chronograph pada umumnya terdapat 1 screw-down signed crown dan 2 screw-in pushers. Tidak ada yang istimewa.



Yang paling saya sukai adalah EasyGo pin (pada dasarnya adalah pin berkepala heksagonal). Ini membuat penggantian strap/bracelet dan pemotongan/pemasangan links menjadi sangat mudah. Sepasang screw driver dapat dipakai di kedua sisi untuk membuka dan mengunci pin tersebut sehingga tidak ada lagi kesulitan membuka spring bar atau screw links (seperti yang biasa ditemui pada jam tangan umumnya). Kedua screw driver tersebut dapat disatukan kembali sehingga mudah disimpan.


Water resistant 500 m cocok baik untuk water sports maupun recreational diving. Dari jawaban yang saya peroleh via email tidak ada sertifikasi ISO yang menguji water resistant tersebut. Kemungkinan besar Zenton hanya menguji sendiri dengan pressure test biasa. Hal yang biasa untuk micro brands.



Dalam kondisi out-of-the-box V45 terpasang dengan 5-link stainless steel bracelet dengan butterfly clasp dan diberikan extra double-locking clasp (sayangnya, tanpa wet suit extension pada extra clasp tersebut). Built quality-nya sangat baik.

Score: 3/5


Movement



The ubiquitous ETA/Valjoux 7750 di dalamnya merupakan Top Grade. Grade tertinggi kedua setelah Chronometer. Berikut ini adalah spesifikasinya
  • adjusted in 5 positions: 3, 6, 9 o’clock up, dial up, dial down
  • average daily rate: +/- 4 seconds
  • maximum positional variation: 15 seconds
  • isochronism between 0 and 24 hours: +/- 10 seconds

Akurasi dan presisi tidak perlu diragukan. Jarang untuk mendapatkan movement dengan grade seperti ini untuk brand umum di luar the micros. Setelah pemakaian selama beberapa minggu saya mendapati akurasi timekeeping yang luar biasa. Deviasi yang dihasilkan hanya (gain/lebih cepat) +1 detik per hari. Hanya satu hal kecil yang kurang saya sukai: unsigned rotor. It would be great if Zenton put their name or logo. Although that’s not really a deal breaker.

Score: 4/5


Kesimpulan




Zenton telah membuat tool watch yang sangat baik. Tidak ada yang mengecewakan baik dari design, style, craftsmanship, build quality, maupun movement. Kelengkapannya juga merupakan nilai tambah. Kekurangannya hanyalah latah akan tren jam tangan besar, ketiadaan diver's extension dan sertifikasi water tightness. Di luar itu, I highly recommend this watch!

Overall Score: 4/5


Pros

  • Swiss ETA/Valjoux Top Grade movement
  • fully lumed bezel
  • features nice dial design
  • hexagonal pin on lugs and bracelet links
  • handy screw drivers for strap changes and bracelet links adjustments
  • 500 m water resistant
  • sapphire crystal with inside AR-coating
  • enormous extras: strap options, nice leather box, extra fold over clasp, etc.

Cons

  • hanya tersedia via online shopping; tidak ada local brand representative; akan sulit untuk mendapatkan after-sale services (harus mengirim jam ke Hong Kong)
  • diameter yang besar, tebal, dan lug-to-lug distance panjang
  • almost no brand recognition, even among the micros
  • catalogue case
  • case dan bezel grip terlalu tool watch
  • tidak ada ISO certification untuk water tightness
  • tidak ada diver's extension
  • flat crystal (I prefer the domed one)
  • bezel bukan dari ceramic atau sapphire
  • no clear distinction between hour and minute hand

Spesifikasi


Berikut ini adalah spesifikasi sebagaimana ditulis oleh Zenton.
  • diameter: 45 mm
  • thickness: 16,3 mm
  • lug-to-lug distance: 53,5 mm
  • functions: day-date, chronograph
  • water resistant: 500 m (no ISO certification)
  • crystal: flat sapphire with inside AR-coating
  • case: stainless steel
  • movement: Swiss ETA/Valjoux 7750 Top Grade
  • lume: Superluminova BGW9 on dial, hands and bezel
  • retail price: USD1199 (free international shipping)
  • warranty period: 12 months

Alternatif

Apabila Anda tertarik dengan Zenton tersebut, coba pertimbangkan dulu saingan-saingannya:
  • Victorinox Swiss Army AirBoss Mach 6
  • Victorinox Swiss Army ChronoPro
  • Helson Blackbeard Chronograph
  • Helson Skindiver Chronograph (limited)
  • Prometheus Ocean Diver Chronograph (discontinued)

Further Reading


Informasi lebih lanjut mengenai jam ini dapat Anda lihat di website Zenton. Ada pula beberapa review di dalam Watchuseek dan WatchFreeks.